Pencarian

Rakortekbang Pelalawan 2027: Sinkronisasi Program Pusat-Daerah

Pelalawan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) resmi menggelar Rapat Koordinasi Teknis Pembangunan (Rakortekbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. 

Langkah strategis ini diambil untuk memastikan arah pembangunan di tingkat daerah berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi.

Pelaksanaan Rakortekbang ini menjadi krusial sebagai wadah integrasi agar setiap program prioritas yang dirumuskan daerah tepat sasaran. Melalui koordinasi ini, Pemkab Pelalawan berupaya menciptakan benang merah yang kuat antara visi nasional dengan kebutuhan riil masyarakat di daerah.

Rakortekbang RKPD Tahun 2027 dihadiri oleh Bupati Pelalawan H Zukri, Ketua DPRD Pelalawan H Syafrizal SE, anggota DPRD Pelalawan, Asisten Setda serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pelalawan di Kantor Badan Perencanaan Pembamgunan (Bappeda) Kabupaten Pelalawan, Selasa (12/5/2026).

Bupati Zukri mengatakan pelaksanaan Rakortekbang merupakan bagian penting dalam tahapan perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Ia menegaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus dilakukan secara terintegrasi, terukur, serta selaras dengan perencanaan pembangunan nasional.

Menurutnya, Rakortekbang menjadi forum strategis untuk menyinergikan kebijakan pusat dan daerah, serta memastikan bahwa dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah memiliki arah jelas dan berkontribusi langsung terhadap pencapaian target pembangunan nasional.

Dalam forum tersebut, terdapat tiga poin utama yang menjadi target pencapaian Pemkab. Penyelarasan tema dan prioritas pembangunan daerah agar sepenuhnya sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) di level nasional dan provinsi.

Mendorong kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mencegah terjadinya tumpang tindih (overlapping) program dan kegiatan di berbagai tingkatan pemerintahan.

Memastikan target kerangka ekonomi makro daerah dan pendanaan program memiliki indikator kinerja yang terukur, transparan, serta akuntabel.

"Kegiatan ini memastikan tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua harus terintegrasi agar pemanfaatan anggaran benar-benar memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi makro daerah," ujar Bupati Zukri. 

Dengan perencanaan yang matang sejak dini, Pemkab Pelalawan optimis target pembangunan tahun 2027 dapat tercapai secara efektif dan efisien.

Plt Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan, Tengku Muhammad Syukran S.Sos, ME menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua hari, 12 hingga 13 Mei 2026.

"Rakortekbang yang kita laksanakan ini mendapatkan dukungan dan atensi langsung oleh Bupati Pelalawan," ujarnya.

Syukron menyatakan, kegiatan dimoderatori oleh asisten I, II dan III Setdakab Pelalawan sesuai dengan tiga pokja pembahasan. Sedangkan peserta yang mengikuti acara dari pimpinan dan anggota DPRD, perangkat daerah teknis serta pemerintah kecamatan di Kabupaten Pelalawan.

Pada hari kedua pelaksanaan Rakortekbang, pembahasan difokuskan pada penajaman indikator kinerja dan penyelarasan program prioritas sektor pendidikan serta infrastruktur wilayah.

Rapat yang dipimpin secara teknis oleh Bappeda ini guna memastikan seluruh rencana kerja Renja Perangkat Daerah selaras dengan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Daerah Jangka Menengah Daerah (RPJMD). 

Pembahasan hari kedua dibagi menjadi dua kelompok kerja utama yang berlangsung secara paralel di lingkungan Kantor Bappeda. Kelompok I dibawah Koordinasi Kabid PPM Wildansyah S.Sos M.Si di Ruang Rapat Pemerintahan dan Pembangunan Manusia.

Fokus utama diskusi adalah program pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Moderator diskusi ini adalah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Zulkifli S.Ag M.Si.

Kemudian pada Kelompok III dibawah Koordinasi Kabid Infrawil Tengku Fhazli Faisal, ST Bertempat di Ruang Rapat Kemandirian, agenda difokuskan pada pemaparan program Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Diskusi dipandu langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. H. Fakhrizal, M.Si sebagai moderator.

Dalam setiap sesi, Bappeda memfasilitasi dialog intensif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang hadir, meliputi Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, perwakilan dari 12 Kecamatan se-Kabupaten Pelalawan, BPKAD dan BRIDA serta Pejabat Fungsional Perencana dan jajaran teknis terkait.***(Adv)

Penulis: Farikhin