Pencarian

Hari Bumi 2026: SKK Migas & EMP Group Hijaukan Riau dengan 14.505 Bibit Pohon

Pelalawan - Menegaskan komitmen terhadap kelestarian lingkungan di wilayah operasional, SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama EMP Group dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lainnya menggelar aksi penanaman ribuan pohon di 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Program bertajuk Green Restoration of Our World (GROW) ini diinisiasi dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026.

Aksi kolaboratif yang menggandeng komunitas World Cleanup Day (WCD) Riau ini menargetkan penanaman total 14.505 bibit pohon sepanjang periode 22 April hingga 25 Mei 2026.

Salah satu titik krusial penanaman dilakukan di SMA Negeri 1 Langgam, Kabupaten Pelalawan, pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menyatukan berbagai elemen, mulai dari pelajar, pemerintah daerah, hingga praktisi industri hulu migas.

Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Fatimah Usman, menekankan bahwa program ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya nyata memperkuat ekosistem di sekitar kawasan industri hulu migas.

"Keberlanjutan sektor energi harus berjalan beriringan dengan kesadaran lingkungan. Kami ingin melibatkan generasi muda secara langsung agar mereka memahami pentingnya menjaga keseimbangan alam di tengah dinamisnya pertumbuhan industri," ungkap Fatimah.

Tak hanya soal lingkungan fisik, SKK Migas juga memperkuat kapasitas SDM lokal melalui program AFS Global Future Leaders Network 2026. Program ini bertujuan mencetak talenta muda yang melek isu keberlanjutan dan kompetensi global, di mana salah satu pesertanya merupakan siswa dari SMAN 1 Langgam.

Senada dengan hal tersebut, CSR & Communication Division Manager EMP, Iman Soerjasantosa, menjelaskan bahwa bagi EMP, pengelolaan lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari operasional produksi.

"Industri hulu migas tidak hanya bicara soal ketahanan energi, tapi juga kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi 'GROW' ini, kami ingin memastikan adanya keseimbangan antara aktivitas industri dan kelestarian ekologi," ujar Iman.

CSR Officer EMP Bentu-Korinci Baru Limited, Ismulyadi, menambahkan bahwa pelibatan masyarakat lokal dan penguatan program lingkungan adalah kunci pendukung kelancaran operasi migas di daerah.

Dukungan penuh juga datang dari pihak sekolah. Kepala SMAN 1 Langgam, Puji Widyanto, mengapresiasi langkah nyata perusahaan dalam membangun karakter peduli lingkungan sejak dini bagi para siswa.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, komunitas lingkungan, serta perwakilan perusahaan energi yang beroperasi di wilayah Riau, menandai sinergi kolektif untuk masa depan bumi yang lebih hijau.***

  Editor: Farikhin                                          Sumber: Rilis