Pencarian

Perjuangkan Pemerataan Listrik Desa, Pemkab Pelalawan Usulkan 15 Titik Prioritas ke PLN

PELALAWAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan terus mendorong pemerataan akses listrik bagi masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan yang belum terjangkau jaringan PT PLN (Persero).

Komitmen disampaikan dalam Rapat Sinkronisasi Usulan Lokasi Program Listrik Perdesaan (Lisdes) dan Fasilitasi Penyiapan Lahan di Kantor PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Pekanbaru, Rabu (16/9/2026).

Asisten II Setda Pelalawan Drs. Fakhrizal, M.Si mewakili Bupati Pelalawan, didampingi Plt. Kepala Bappeda T. Syukron serta jajaran Bagian Ekonomi Setda Pelalawan.

Dalam forum tersebut, Fakhrizal memaparkan bahwa rasio elektrifikasi Kabupaten Pelalawan pada 2025 telah mencapai 99,9 persen. Namun, komposisi pelayanannya masih didominasi PLN sebesar 84,67 persen dan non-PLN sebesar 15,23 persen.

Daerah yang belum terjangkau jaringan utama PLN sejauh ini masih mengandalkan pasokan dari BUMD PT Tuah Sekata maupun generator set (genset).

“Porsi layanan PLN di Pelalawan masih di bawah rata-rata kabupaten/kota di Riau yang umumnya sudah melampaui 90 persen. Oleh karena itu, akses listrik yang merata menjadi prioritas kami untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mendukung program pengentasan kemiskinan,” ujar Fakhrizal.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Pelalawan mengusulkan Desa Serapung yang terletak terpisah dari Pulau Mendol sebagai salah satu lokasi prioritas program Lisdes. Hingga saat ini, desa tersebut sama sekali belum tersentuh jaringan listrik PLN.

“Masih ada desa di Riau yang belum teraliri listrik PLN. Kondisi ini membutuhkan komitmen kuat serta sinergi antara PLN dan Dinas ESDM Provinsi Riau agar masyarakat dapat segera menikmati fasilitas listrik secara memadai,” tegasnya.

Selain Desa Serapung, Pemkab Pelalawan menyodorkan 15 titik lokasi lain yang telah masuk dalam peta jalan (roadmap) usulan bersama PLN. Perhatian khusus juga diarahkan ke Pulau Mendol, Kecamatan Kuala Kampar. Di wilayah yang kaya potensi pertanian tersebut, sebagian warga masih menerima pasokan listrik terbatas sekitar 12 jam per hari.

Rapat sinkronisasi ini dibuka langsung oleh General Manager PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono. Turut hadir Gubernur Riau yang diwakili Sekdaprov Riau Syahrizal Abdi, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Eri Nurcahyanto, Koordinator Perencanaan Kebijakan dan Pembangkit Tenaga Listrik Kementerian ESDM Aryo Panggih Pramonojati.

Hadir juga perwakilan BBSP KEBTKE, Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau Ismon Diando Simatupang, perwakilan DLHK Provinsi Riau, Tim Lisdes PLN, perwakilan Kementerian Kehutanan, Kementerian ATR/BPN, serta kepala daerah se-Provinsi Riau atau yang mewakili.

Melalui forum ini, Bupati Zukri berharap kolaborasi antara Pemkab Pelalawan, PLN, dan pemerintah pusat dapat mengakselerasi perluasan jaringan listrik, khususnya di desa-desa yang belum mendapatkan layanan listrik secara optimal.***

Editor: Farikhin