Pencarian

Terima Bantuan Pemadam X-Fire Mabes Polri, Pemkab Pelalawan Maksimalkan Pencegahan dan Pemadaman Karhutla

PELALAWAN - Bupati Pelalawan, H. Zukri menyambut kunjungan kerja Asisten Logistik Kapolri (Aslog Polri) Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., dan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan di Kabupaten Pelalawan, Kamis (10/9/2026). Kunjungan ini berfokus pada penguatan strategi dan dukungan operasional dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). ?

Turut mendampingi Bupati dalam penyambutan tersebut, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., dan Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan.

Dalam peninjauan ini, Mabes Polri menyerahkan bantuan operasional berupa 300 jerigen cairan pemadam Formula X-Fire berkapasitas 20 liter per jerigen (total 6.000 liter). Bantuan disiapkan untuk mengoptimalkan proses pemadaman dan pengendalian titik api, terutama area lahan gambut berkarakteristik sulit ditangani.

Bupati Zukri menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan konkret yang dikucurkan jajaran Mabes Polri dan Polda Riau. Menurutnya, pemadaman Karhutla di kawasan gambut memang membutuhkan kombinasi antara kesiapan personel, ketepatan teknologi, serta koordinasi lintas sektor yang solid.

"Penanganan Karhutla di lahan gambut memerlukan sarana yang tepat. Kehadiran pasokan Formula X-Fire ini tentu memperkuat armada pemadam kita di lapangan. Namun selain pemadaman, Pemkab Pelalawan terus memperketat upaya pencegahan dan deteksi dini bersama TNI, Polri, BPBD, pihak swasta, dan masyarakat," ujar Zukri.

Sementara itu, Aslog Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan menjelaskan bahwa penyaluran Formula X-Fire merupakan langkah taktis Polri dalam menyokong jajaran di daerah. Inovasi cairan pemadam ini dikembangkan oleh Slog Mabes Polri bersama Korps Brimob dan telah teruji efektif memadamkan api di struktur tanah gambut secara cepat.

"Polri terus memperkuat dukungan operasional di wilayah rawan. Formula X-Fire dirancang untuk penetrasi pemadaman cepat pada karakteristik lahan gambut. Meski begitu, penanganan Karhutla tetap harus komprehensif, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, deteksi dini, hingga penegakan hukum secara tegas," tegas Suwondo.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri pejabat utama Mabes Polri dan Polda Riau, di antaranya Karoada Aslog Polri Brigjen Pol Hery Susanto, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Edison Ludi Bard Sitanggang, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Wibawa, serta jajaran pimpinan daerah terkait.

Tampak hadir pula Kalaksa BPBD Pelalawan Zulfan, Kadis Lingkungan Hidup Eko Novitra, Kadisos drg. Erwin Rommel, perwakilan Kodim 0313/KPR, manajemen PT RAPP, serta ratusan personel gabungan dari Satbrimobda Riau, Polres Pelalawan, dan Polsek rayonisasi.***

Editor: Farikhin