PELALAWAN - Bupati Pelalawan, H. Zukri bersama Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K. turun langsung memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Aur Kuning, Kecamatan Kerumutan, Selasa (18/8/2026).
Keduanya bergabung di tengah-tengah personel gabungan guna memastikan proses pemadaman dan pendinginan berlangsung optimal. Penanganan memakan waktu dan tenaga ekstra akibat kondisi medan lahan gambut yang sulit serta sebaran titik api terpisah.
Untuk menjinakkan si jago merah sekaligus mengantisipasi munculnya titik api baru, sebanyak 36 personel Polres Pelalawan dikerahkan bersama unsur TNI, Manggala Agni, BPBD Pelalawan, tim pemadam PT Gandaerah Hendana, serta masyarakat setempat.
Tak hanya memantau pemadaman, Bupati Zukri dan Kapolres AKBP John Louis Letedara turut memastikan kondisi fisik personel serta ketersediaan logistik operasional di lapangan. Keduanya bahkan memilih bertahan di lokasi hingga malam hari demi mengawal perkembangan situasi secara langsung.
Bupati Zukri menegaskan bahwa penanganan Karhutla menuntut aksi cepat dan kolaboratif, tanpa hanya bergantung pada laporan posko semata.
“Kita turun langsung untuk memastikan api benar-benar bisa dikendalikan. Kondisi di lapangan harus kita lihat sendiri, termasuk kebutuhan personel dan peralatan. Kita ingin seluruh titik api segera dipadamkan dan tidak meluas ke perkebunan maupun permukiman masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berjibaku di lokasi sejak pagi hingga malam hari.
“Terima kasih kepada seluruh tim yang sudah bekerja keras. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, perusahaan, dan masyarakat akan terus bersinergi sampai kondisi benar-benar aman,” tambahnya.
Pada kesempatan terpisah, Kabag Ops Polres Pelalawan AKP Yulhairi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa tim gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik hingga malam hari.
Mengenai total luas areal yang terdampak, saat ini masih dalam proses pendataan. Pemerintah Kabupaten Pelalawan kembali mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, serta aktif berpartisipasi mencegah Karhutla.***
Editor: Farikhin

