Pencarian

Berjersey dan Bersarung: PSSI dan Karang Taruna Pelalawan Hebohkan Lapangan Mini Soccer

PELALAWAN – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Pelalawan berlangsung unik dan penuh gelak tawa. Lomba mini soccer mengenakan kain sarung dan sepatu bola sukses menyedot perhatian ribuan pasang mata warga setempat.

Digelar selama tiga hari (15–17 Agustus 2026) di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci, ajang ini mengusung semangat "Junjung Tinggi Sportivitas, Perkuat Persatuan, Raih Kemenangan." Pertandingan setiap harinya bergulir dari pukul 17.00 hingga 21.00 WIB.

Gelak tawa penonton membuncah saat Ketua PSSI Kabupaten Pelalawan, Wazir Syah, SH, dan Ketua Karang Taruna Kabupaten Pelalawan, H. Junaidi Purba, ST, ikut terjun langsung ke lapangan hijau lengkap dengan jersey tim, sepatu bola, dan balutan kain sarung.

Langkah kaki yang terbatas akibat ikatan sarung menciptakan momen-momen menggelitik di lapangan. Meski harus beradu kelincahan mengolah si kulit bundar dengan busana khas Nusantara tersebut, para pemain tetap tampil penuh semangat dan tak kalah gesit.

Aturan pertandingan mewajibkan setiap tim diperkuat 10 pemain yang terbagi dalam kategori usia U-35 dan U-40.

Ketua PSSI Pelalawan, Wazir Syah menegaskan bahwa laga ini dirancang bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan wadah perekat silaturahmi.

“Ini bukan sekadar bermain bola. Kita ingin HUT RI ke-81 dirayakan dengan suasana penuh kegembiraan, sportivitas, dan kebersamaan. Sepak bola jadi sarana ampuh untuk mempererat silaturahmi sekaligus memupuk persatuan,” ujar Wazir.

Senada dengan hal itu, Ketua Karang Taruna Pelalawan, H. Junaidi Purba mengapresiasi antusiasme warga dan seluruh peserta yang memadati arena.

“Yang paling penting adalah kebersamaan. Kita ingin memperingati hari kemerdekaan dengan cara yang meriah, sehat, dan penuh kekeluargaan. Sepak bola sarung ini sederhana, namun terbukti ampuh menghadirkan keceriaan,” tuturnya.

Gempita sorak-sorai warga Pelalawan menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan secara sederhana, kreatif, dan berdampak positif. Melalui arena ini, nilai-nilai sportivitas, gotong royong, dan rasa persatuan berhasil tertanam kuat di tengah masyarakat.***

Editor: Farikhin