PELALAWAN – Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Pelalawan, Drs. Fakhrizal, M.Si memimpin kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Subsidi Bunga Pinjaman Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) Tahun 2026 di Kota Pangkalan Kerinci, Selasa (21/7/2026).
Peninjauan dilakukan langsung ke sejumlah titik lokasi domisili nasabah penerima manfaat. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan program unggulan Pemkab Pelalawan tersebut berjalan tepat sasaran sekaligus memberikan dampak nyata bagi tumbuh kembang usaha mikro di daerah.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Direktur PT BPR Dana Amanah (Perseroda) Ellisa Susanti, Kepala Dinas Kominfo Faisal, S.STP, Kepala Diskop UKMPP Hanafie, perwakilan Inspektorat, Sekretaris Bappeda, serta jajaran Kepala OPD terkait.
Dalam peninjauan lapangan, rombongan mendatangi beberapa unit usaha nasabah penerima KURDA, seperti produsen roti, pedagang pakaian, hingga pelaku usaha cake rumahan. Selain memantau perkembangan usaha yang telah berjalan, tim Monev juga memverifikasi calon penerima manfaat yang akan memasuki tahap pencairan pinjaman.
Asisten II Setda Pelalawan, Drs. Fakhrizal, M.Si., menegaskan bahwa evaluasi berkala ini penting agar fasilitas modal yang dikucurkan benar-benar difungsikan secara produktif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis pemberdayaan UMKM. Karena itu, kami turun langsung untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran, dimanfaatkan secara produktif, serta mampu mendorong skala usaha para pelaku UMKM," ujar Fakhrizal.
Program KURDA sendiri merupakan program unggulan Bupati Pelalawan yang memberikan kemudahan berupa subsidi bunga pinjaman sebesar 12%. Seluruh beban bunga ditanggung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan, sehingga para pelaku usaha mikro dapat mengakses pembiayaan tanpa terbebani bunga.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh Nita Novita Rahman B, salah seorang penerima akses KURDA. Ia mengaku modal usaha yang didapat mampu mendorong pertumbuhan usahanya hingga dapat menyerap tenaga kerja lokal.
"Kami sangat bersyukur dengan adanya Program KURDA. Usaha kami makin berkembang dan kini sudah bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Awalnya kami tahu informasi ini dari brosur, lalu memberanikan diri mengajukan pinjaman. Alhamdulillah, manfaatnya sangat terasa," ungkap Nita.
Melalui monitoring berkala ini, Pemkab Pelalawan berharap KURDA terus menjadi instrumen strategis dalam memperkuat sektor UMKM, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah secara berkelanjutan.***
Editor: Farikhin

