Pelalawan - Pemerintah Kabupaten (Penkab) Pelalawan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memetakan strategi pengamanan menyambut Tahun Baru Imlek 2577 dan bulan suci Ramadan 1447 H.
Bertempat di Aula Teluk Meranti pada Selasa (10/2/2026), Bupati Zukri memuji kesiapsiagaan Polres Pelalawan yang secara proaktif menggelar rapat koordinasi lintas sektor demi menjamin kenyamanan ibadah masyarakat.
Rakor digelar guna memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan lintas sektor memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek serta pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan 1447 H. Hadir unsur Forkopimda, jajaran TNI, Polri, Kejari, instansi vertikal, serta perangkat daerah terkait.
Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara SIK dalam arahannya menyampaikan Polres Pelalawan bersama TNI dan stakeholder terkait telah menyiapkan langkah-langkah strategis pengamanan, mulai dari pemetaan potensi kerawanan, penempatan personel di rumah ibadah dan pusat keramaian, hingga peningkatan patroli rutin.
“Kami memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana pengamanan, baik pada perayaan Imlek maupun selama Ramadan. Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Bupati Pelalawan, H Zukri menyampaikan apresiasi kepada Polres Pelalawan yang telah menginisiasi rakor tersebut sebagai langkah antisipatif menghadapi dua momentum keagamaan besar.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pelalawan, kami mengapresiasi jajaran Polres Pelalawan beserta TNI dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan pengamanan dengan baik. Ini merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” katanya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, toleransi, dan ketertiban selama perayaan Imlek maupun dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama, saling menghormati, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Dengan kebersamaan, kita harapkan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dapat berjalan lancar,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, bupati turut menyampaikan imbauan kepada pelaku usaha kuliner, khususnya pemilik warung makan dan rumah makan, agar menjaga suasana kondusif selama Ramadan.
“Kami mengharapkan kerja sama dari pemilik warung makan untuk dapat menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, dengan tidak beroperasi secara terbuka pada siang hari serta menyesuaikan waktu pelayanan,” tutupnya.***
Editor: Farikhin

