Komitmen Berkelanjutan dan Strategi Terpadu PT Musim Mas Cegah Karhutla di Pelalawan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:26:51 WIB
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, pada apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla 2026. Tampak hadir Manager Humas PT Musim Mas, Malinton H. Purba, SH.

PELALAWAN – PT Musim Mas menegaskan komitmennya dalam mendukung pemerintah menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Melalui strategi komprehensif yang memadukan pencegahan dini, penguatan sarana personel, edukasi pembersihan lahan tanpa bakar, insentif desa bebas api, hingga integrasi program Green Policing, perusahaan mengambil peran aktif mulai dari sebelum kemarau hingga tanggap darurat di lapangan.

General Manager PT Musim Mas, Jerry Liu, menyampaikan bahwa langkah antisipasi dibangun jauh sebelum memasuki musim kemarau. Hal ini dilakukan mengingat kerawanan geografis Kabupaten Pelalawan yang terbilang tinggi.

"Pelalawan ini termasuk wilayah paling rawan karhutla saat kemarau. Karena itu, pencegahan dan penanganan tidak bisa dilakukan secara insidental, melainkan harus berkelanjutan sejak jauh hari sebelum kemarau tiba," tegas Jerry di sela-sela kunjungan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, Ph.D., di Kecamatan Ukui, Jumat (28/8/2026).

Kepedulian tersebut diwujudkan secara konkret melalui simulasi penanganan karhutla dan sosialisasi rutin yang melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, DLH, Manggala Agni, serta TNI-Polri. 

Tak hanya membekali teori, latihan simulasi lapangan diselenggarakan agar regu pemadam internal maupun masyarakat memiliki kesiapan dan respons cepat di titik rawan.

Di tingkat tapak, perusahaan memperkuat program Masyarakat Bebas Api (MBA). Selain merangkul pemerintah desa, tokoh adat, dan aparat keamanan, PT Musim Mas memberikan reward hingga Rp25 juta per tahun bagi desa binaan yang berhasil menjaga wilayahnya tetap bersih dari titik api.

Guna memberikan solusi konkret agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar, program CSR perusahaan memfasilitasi pembersihan lahan ramah lingkungan serta penyediaan alat berat untuk pembuatan sumur warga. Pembentukan sumur ini berfungsi ganda, memenuhi kebutuhan air pertanian sekaligus menjadi embung penanganan karhutla.

Manager Humas PT Musim Mas, Malinton H. Purba, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga wilayah Hak Guna Usaha (HGU) dari ancaman karhutla. Perusahaan perkebunan kelapa sawit ini memperkuat sinergi pencegahan karhutla bersama Polres Pelalawan, sekaligus mendukung program Green Policing Polda Riau.

Saat memasuki puncak kemarau 2026, PT Musim Mas langsung turun ke titik pemadaman. Sejak 24 Agustus 2026, tim perbantuan berkekuatan 12 personel pemadam diturunkan ke Kecamatan Kerumutan.

Perusahaan menerjunkan satu unit mini excavator PC75 untuk pembuatan sekat bakar, didukung enam unit mesin pompa, belasan selang, dan perlengkapan pendukung lainnya guna melokalisasi pergerakan api.

"Selain fokus pada pencegahan api, perusahaan memberikan bantuan sosial berupa masker dan minyak goreng saat masyarakat terdampak asap, serta rutin melakukan penyiraman jalan berdebu selama musim kemarau demi kenyamanan warga," beber Malinton.

Langkah terpadu PT Musim Mas ini mendapat apresiasi dari Bupati Pelalawan, H. Zukri. Menurutnya, sinergi antara swasta, pemerintah, aparat penegak hukum, dan warga merupakan kunci utama memutus rantai bencana karhutla di Kabupaten Pelalawan.

Apresiasi serupa disampaikan Kalaksa BPBD Pelalawan, Zulfan, M.Si. Menurutnya, kesiapan personel, perbantuan armada, serta respons cepat pemadaman dari PT Musim Mas sangat membantu tim gabungan melokalisasi titik api di lapangan.

Melalui integrasi pencegahan dini, pemenuhan sarana-prasarana, kepedulian sosial, serta kolaborasi lintas sektor yang kokoh, PT Musim Mas membuktikan komitmennya dalam menjaga lingkungan Pelalawan tetap aman dan bebas bencana karhutla.***

 Sumber: Rilis                                          Editor   : Farikhin

Tags

Terkini