Proyek Jalintim Pelalawan Picu Macet Parah, P3K Desak Kontraktor Terapkan Skema 30 Menit

Jumat, 15 Mei 2026 | 16:56:28 WIB
Kondisi di lokasi perbaikan Jalintim Pelalawan, Jumat (15/5/2026).

Pelalawan - Proyek perbaikan jalan di Kilometer 75 Jalan Lintas Timur (Jalintim), Kabupaten Pelalawan, Riau, memicu kemacetan panjang. Antrean kendaraan tak terhindarkan akibat penyempitan ruas jalan pada titik tersebut.

Antrean kendaraan mengular hingga berjam-jam, memicu keluhan masif dari para pengguna jalan yang terjebak di tengah kemacetan panjang.

Menyikapi situasi yang kian semrawut, Ketua Perhimpunan Pemuda Peduli Kampung (P3K) Kabupaten Pelalawan, Muahammad Daud mendesak pihak kontraktor atau pelaksana proyek untuk segera mengevaluasi manajemen lalu lintas agar penumpukan kendaraan tidak semakin mengunci.

Untuk mengatasi kebuntuan, Daud mengusulkan penerapan sistem buka-tutup yang lebih dinamis dan terukur. Kontraktor diminta untuk tidak menahan kendaraan terlalu lama di satu sisi.

"Kami meminta pelaksana jalan agar mengatur ritme kendaraan secara ketat. Cukup 30 menit mobil lewat, lalu segera bergantian dari arah sebaliknya," ujarnya, kepada JendelaNegeri.co, Jumat (15/5/2026).

Skema ini dianggap lebih efektif agar psikologi pengendara tetap terjaga karena adanya pergerakan yang pasti, sekaligus mencegah antrean memanjang hingga berkilo-kilometer yang berisiko melumpuhkan total akses logistik.

Selain masalah kemacetan, kondisi lingkungan di area proyek juga menjadi sorotan tajam. Material perbaikan yang kering diterjang kendaraan menimbulkan polusi debu pekat yang mengganggu jarak pandang dan mengancam kesehatan pernapasan warga serta pengguna jalan.

Sebagai langkah mitigasi, Daud mendesak pihak kontraktor untuk segera melakukan tindakan nyata. "Melakukan penyiraman jalan minimal 3 hingga 4 kali sehari. Menyiagakan armada tangki air khusus di titik-titik rawan debu pekat," tegasnya.

Hingga saat ini, ungkap Daud, di lokasi menunjukkan antrean kendaraan masih cukup panjang. "Para pengendara, khususnya pengguna roda dua, diimbau untuk selalu menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan tetap bersabar demi keselamatan bersama selama melintasi area proyek," pungkas Daud.***

Penulis: Farikhin

Tags

Terkini