Pencarian

Realisasi APBD Pelalawan 2026 Capai 37 Persen, Didominasi Belanja Pegawai

PELALAWAN - Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2026 hingga pertengahan periode tercatat telah mencapai 37 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp1,65 triliun.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pelalawan, Davitson Saharuddin, SH MH menilai porsi penyerapan tersebut masih berada dalam kategori wajar dan normal untuk tahap berjalan.

Berdasarkan data BPKAD, penyerapan anggaran periode ini didominasi oleh kelompok Belanja Operasi yang telah menyentuh angka 41,7 persen. Pos belanja ini mencakup belanja pegawai, belanja barang dan jasa, subsidi, hibah, hingga bantuan sosial (bansos).

"Sektor belanja pegawai menjadi penyerap terbesar, baik pada kelompok belanja operasi maupun total realisasi anggaran secara keseluruhan. Penyerapan untuk pos belanja pegawai yang meliputi pembayaran gaji pokok dan tunjangan ASN saat ini sudah mencapai 50 persen," sebut Davitson, Selasa (21/7/2026),

Lebih rinci, realisasi belanja pegawai telah menyerap sekitar Rp372 miliar dari total alokasi pagu sebesar Rp741 miliar. Angka inilah yang menjadi pendorong utama capaian serapan anggaran daerah di tahap awal.

Menanggapi angka realisasi total belanja yang berada di posisi 37 persen, Kepala BPKAD menegaskan bahwa kondisi tersebut sangat wajar. Hal ini disebabkan oleh program dan kegiatan pembangunan fisik maupun non-fisik di sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum dimulai.

"Kondisi ini masih normal. Seiring berjalannya pelaksanaan program kerja di masing-masing dinas, kami optimis angka penyerapan anggaran akan mengalami peningkatan signifikan dalam waktu dekat," pungkasnya.***

Penulis: Farikhin