Pamit Usai 24 Hari Penyuluhan Karhutla, Bupati Zukri Apresiasi Langkah Preventif Mabes TNI di Pelalawan

Selasa, 22 September 2026 | 19:27:59 WIB
Silaturahmi sekaligus pamit Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI di Kantor Bupati Pelalawan, Senin (21/9/2026).

PELALAWAN - Bupati Pelalawan H. Zukri, menghadiri acara silaturahmi sekaligus perpisahan (izin pamit) Tim Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI di Kantor Bupati Pelalawan, Senin (21/9/2026).

Tim dipimpin oleh Mayjen TNI Dedi Zulkifli tersebut telah merampungkan rangkaian kegiatan penyuluhan karhutla selama kurang lebih 24 hari di wilayah Kabupaten Pelalawan.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H., Asisten I Setda Pelalawan Zulkifli, jajaran Kodim 0313/KPR, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Zukri menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada jajaran Mabes TNI atas dedikasi mereka dalam mengedukasi masyarakat terkait pencegahan karhutla.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mabes TNI. Kehadiran tim penyuluh sangat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat langkah-langkah preventif penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Bupati Zukri menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus berkomitmen mendukung pencegahan karhutla secara konkrret. Salah satu program unggulannya adalah penyediaan lima unit alat berat secara gratis untuk membantu masyarakat membuka lahan tanpa bakar (PLTB).

Program ini sempat terhenti akibat keterbatasan anggaran daerah, namun kini telah kembali diaktifkan untuk mendukung produktivitas pertanian warga sesuai regulasi.

Selain pembukaan lahan tanpa bakar, Bupati juga menekankan krusialnya tata kelola air guna menjaga kelembapan kawasan gambut, terutama saat memasuki musim kemarau panjang.

"Lahan gambut harus tetap terjaga kelembapannya melalui tata kelola air yang baik. Jika gambut dalam kondisi kering, percikan api sekecil apa pun bisa memicu kebakaran besar yang sulit dikendalikan,” tegasnya.

Terkait kendala di lapangan, Zukri mengungkapkan tantangan pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang mengelola lahan di area berstatus khusus seperti Hutan Produksi (HP) maupun Hutan Tanaman Industri (HTI).

Pemkab Pelalawan harus tetap berhati-hati agar seluruh bantuan yang disalurkan tidak melanggar aturan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, sinergi dengan TNI dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci penyelarasan aspirasi warga dengan regulasi negara.

Mengakhiri penyampaiannya, Bupati berharap edukasi dari Mabes TNI dapat meninggalkan dampak jangka panjang bagi kesadaran masyarakat serta memperkuat kolaborasi lintas instansi.

“Kami berharap silaturahmi ini melahirkan sinergitas yang makin konkret antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga Pelalawan bebas dari bencana asap,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI Mayjen TNI Dedi Zulkifli menyampaikan terima kasih atas sambutan warm dan dukungan penuh Pemkab Pelalawan selama 24 hari masa tugas mereka di lapangan.***

Editor: Farikhin

Tags

Terkini