PELALAWAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan resmi mengeluarkan imbauan kepada seluruh elemen masyarakat untuk melaksanakan Sholat Sunnah Istisqa (sholat memohon hujan) secara serentak pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi cuaca kemarau panjang yang berdampak pada kekeringan sumber air bersih warga serta meningkatnya kerentanan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Pelalawan.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Pelalawan Nomor: 400.8/KESRA/VIII/2026/32 tentang Pelaksanaan Sholat Istisqa Berjamaah yang ditandatangani langsung oleh Bupati Pelalawan, H. Zukri, tertanggal 23 Agustus 2026.
Bupati Pelalawan, H. Zukri, menyampaikan bahwa selain upaya teknis penanganan karhutla dan kekeringan di lapangan, ikhtiar secara spiritual juga sangat dibutuhkan saat menghadapi cuaca ekstrem ini.
"Selain pemadaman dan mitigasi di lapangan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas kita. Kita perlu melangitkan doa dan berikhtiar bersama agar Allah SWT menurunkan hujan yang penuh berkah di bumi Pelalawan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. "Kami imbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Mari kita perbanyak istigfar, bertaubat, dan bergotong-royong menjaga daerah kita," tambahnya.
Sesuai edaran resmi, pelaksanaan Sholat Istisqa tingkat Kabupaten Pelalawan dipusatkan di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci mulai pukul 07.15 WIB.
Sementara di tingkat kecamatan, sholat dilaksanakan serentak pada pukul 07.30 WIB di tanah lapang atau halaman masjid setempat.
Pelaksanaannya melibatkan koordinasi Camat bersama Polsek, Koramil, KUA, MUI Kecamatan, Lurah/Kepala Desa, Pimpinan Majelis Taklim, pengurus masjid, serta seluruh lapisan masyarakat.
Sebelum pelaksanaan sholat, kaum muslimin dan muslimat diimbau memperbanyak istigfar, bersedekah, melaksanakan puasa sunnah sehari sebelumnya (hari Senin), serta berpakaian sederhana saat hadir di lokasi sholat.***
Penulis: Farikhin