PELALAWAN – PT Selaras Abadi Utama (SAU) kembali merealisasikan program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan ekonomi, optimalisasi pelayanan publik, serta pemenuhan sarana ibadah di beberapa desa sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Penyaluran bantuan yang menyasar tiga lokasi berbeda ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap ketahanan pangan, efektivitas pelayanan publik, hingga kenyamanan beribadah warga.
Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendongkrak pendapatan sektor peternakan, Kelompok Tani Ternak (KTT) Melangkah Maju di Desa Teluk Binjai, Kecamatan Teluk Meranti menerima paket lengkap bantuan budidaya ayam petelur.
Bantuan ini tidak hanya berupa bibit ternak, melainkan sebuah ekosistem budidaya siap jalan yang mencakup pembangunan kandang serta penyediaan pakan berkualitas untuk masa awal produksi.
Ketua KTT Melangkah Maju, Zuriadi, menyampaikan apresiasi mendalam atas realisasi bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan terintegrasi mulai dari ternak, kandang, hingga pakan menjadi solusi tepat bagi kelompok tani untuk langsung memulai produksi tanpa terkendala biaya modal awal yang besar.
Bergeser ke sektor pelayanan publik, manajemen PT SAU juga menyerahkan bantuan prasarana digital berupa seperangkat komputer dan printer untuk Kantor Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan. Bantuan ini bertujuan untuk melengkapi perangkat kerja yang ada, sekaligus mempercepat proses pengurusan dokumen administrasi warga.
Sementara itu di bidang keagamaan, wujud kepedulian perusahaan direalisasikan melalui penyerahan fasilitas pendukung untuk Mushala Al-Ikhlas di Desa Kuala Tolam, Kecamatan Pelalawan.
Rumah ibadah tersebut menerima bantuan berupa sajadah panjang, sistem pengeras suara (Toa) baru untuk memperluas jangkauan azan, serta kipas angin dinding guna menjaga sirkulasi udara agar jamaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman.
Pengurus Mushala Al-Ikhlas, Zulkifli, yang didampingi Kepala Desa Kuala Tolam, Rupardi, mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat dinantikan warga. Pasalnya, pengeras suara yang lama kerap mengalami gangguan teknis dan kondisi ruangan kerap terasa gerah saat jamaah membludak.
Staf Pemberdayaan Masyarakat PT SAU, Maryadi, pada Selasa (18/8/2026) menegaskan, bahwa penyaluran bantuan ini merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah kerja.
"Harapan kami, para penerima manfaat dapat menjaga, merawat, dan memaksimalkan bantuan yang telah diberikan agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat luas," pungkas Maryadi.***
Editor : Farikhin Sumber: Rilis