Pelalawan - Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Rapat Teknis Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Ruang Rapat Kantor Bappeda Pelalawan, Selasa (26/5/2026). Rapat ini dilaksanakan untuk mematangkan persiapan pelaksanaan program TMMD agar berjalan optimal dan tepat sasaran.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berkomitmen penuh untuk terus mendukung pemerataan pembangunan nasional melalui program TMMD. Program terpadu yang mempertemukan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini, secara konsisten menjadi motor penggerak kemajuan wilayah pinggiran dan terisolasi.
Program yang dahulu melegenda dengan sebutan ABRI Masuk Desa (AMD) ini tidak sekadar berfokus pada pembangunan infrastruktur, melainkan membawa misi besar yang terbagi dalam dua dimensi utama.
?Dari sisi pembangunan, TMMD hadir sebagai solusi konkret dalam mempercepat pertumbuhan daerah-daerah yang selama ini sulit terjangkau. Fokus utamanya meliputi wilayah pedesaan, daerah terisolir, kawasan perbatasan, wilayah kumuh perkotaan, hingga daerah yang tengah bangkit pascabencana alam.
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan dan dihadiri Asisten II Setda Pelalawan Fakhrizal, Pabung Mayor Inf Lilik Haryono, Pasiter Kapten Inf Budiman, Danramil 16/Tapung Kapten Inf Dedi Tanjung, Danramil 15/Kuala Kampar Lettu Inf Febi Harahap, Batih Ter Serma Haryanto, sejumlah kepala OPD terkait Camat Teluk Meranti, dan Kepala Desa Pangkalan Terap.
Sekda Tengku Zulfan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan program TMMD sebagai bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.
“TMMD merupakan program terpadu yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat. Karena itu saya berharap seluruh pihak dapat saling mendukung agar pelaksanaan TMMD ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," paparnya.
Asisten II Fakhrizal menegaskan bahwa TNI hadir tidak hanya sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai motivator yang mendorong semangat gotong royong masyarakat. Ia juga berharap perusahaan di sekitar lokasi TMMD dapat turut mendukung pelaksanaan program tersebut.
Hasil rapat menyepakati sejumlah sasaran fisik dan non-fisik TMMD ke-129, di antaranya perbaikan jalan sepanjang ±1 kilometer, pembangunan 2 unit RTLH, pembangunan 3 unit MCK, serta pembuatan 1 unit sumur bor. Selain itu, akan dilaksanakan berbagai kegiatan penyuluhan kepada masyarakat yang melibatkan lintas instansi.
Pembukaan TMMD ke-129 direncanakan pada 15 Juli 2026 di Kantor Bupati Pelalawan dan penutupan pada 13 Agustus 2026 di Lapangan Sepakbola Pangkalan Terap.
Pelaksanaan program TMMD nantinya disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Pelalawan serta dukungan dari Kodim 0313/KPR.
?Dampak nyata dari program TMMD ini langsung dirasakan masyarakat. Pembangunan sarana fisik seperti pembukaan jalan baru, jembatan, penyediaan fasilitas air bersih, hingga renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) terbukti mampu mendongkrak roda perekonomian lokal.
Dengan terbukanya akses transportasi, isolasi ekonomi yang selama ini membelenggu daerah terpencil dapat teratasi dengan cepat. Hasil bumi kini lebih mudah dipasarkan, dan akses terhadap layanan dasar menjadi lebih dekat.
?Tidak hanya soal fisik, TMMD juga menyasar pembangunan non-fisik yang bertujuan memperkuat aspek sosial dan pertahanan negara.***
Penulis: Farikhin