Pelalawan - Bupati Pelalawan H. Zukri memimpin Apel Siaga Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor Bupati Pelalawan, Senin (25/5/2026).
Hadir Wakil Bupati Pelalawan H.Husni Tamrin, Kapolres Pelalawan AKBP. John Louis Letedara, Kajari Pelalawan Dr. Eka Nugraha, Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan Dr. Andry Simbolon, perwakilan Dandim 0313/KPR Mayor Inf. Lilik Haryono.
Hadir juga Kepala OPD lingkungan Pemkab Pelalawan, perwakilan Manggala Agni, pimpinan Taman Nasional Tesso Nilo, Camat, Kapolsek, Danramil, serta pimpinan perusahaan.
Bupati menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi Karhutla, seiring Kabupaten Pelalawan mulai memasuki musim kemarau dengan puncak yang diperkirakan terjadi pada bulan Agustus 2026.
“Apel siaga ini menjadi bukti kesiapan kita dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Penanganan tidak hanya saat kejadian, tetapi harus mengutamakan langkah pencegahan,” tegasnya.
Diungkapkannya, dari 118 desa dan kelurahan di Kabupaten Pelalawan, terdapat 54 desa/kelurahan di 5 kecamatan yang tergolong rawan Karhutla. Untuk itu, ia menginstruksikan Camat, Kapolsek, Danramil serta stakeholder terkait untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Selain itu, bupati meminta Dinas PUPR bersama perusahaan segera melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan serta melakukan normalisasi kanal dan parit guna menjaga ketersediaan air, khususnya di wilayah gambut.
Upaya pencegahan juga akan diperkuat melalui patroli terpadu di wilayah rawan serta peningkatan koordinasi lintas sektor, sehingga potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat sejak dini.
Diegaskan, pentingnya peran aktif perusahaan dalam melakukan patroli dan pencegahan di wilayah operasional masing-masing, serta mengingatkan akan adanya evaluasi dan sanksi bagi pihak yang tidak menjalankan kewajiban.
“Apel siaga ini menjadi langkah awal kita untuk benar-benar siap menghadapi musim kemarau panjang tahun 2026 dan menjaga Kabupaten Pelalawan dari ancaman Karhutla.” tutupnya Bupati Zukri.***
Editor: Farikhin