Pelalawan - Ratusan buruh yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Wilayah Komite Pimpinan Bersama Indonesia (DPW KPBI) Provinsi Riau memadati jalanan Pangkalan Kerinci dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia (May Day), Jumat (1/5/2026).
Aksi yang diisi dengan long march dan mimbar bebas di depan Kantor Bupati Pelalawan tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Peringatan tahun ini diikuti oleh pengurus inti DPW KPBI Riau, di antaranya Ketua H. Hamdani, Wakil Ketua Arba'a Silalahi, dan Sekjen Sugiarto. Tercatat sebanyak 12 serikat pekerja turut turun ke jalan, mulai dari SP PTSI, SP Riau Power, hingga perwakilan dari berbagai sektor industri di wilayah Pelalawan.
Pukul 09.45 WIB, massa mulai bergerak dari titik kumpul di Halaman Kerinci Business Center (KBC) menuju Kantor Bupati. Iring-iringan yang terdiri dari mobil komando, belasan minibus, serta sekitar 180 sepeda motor menyusuri rute Jalan Lintas Timur hingga ke Ruang Publik Kreatif.
Dalam mimbar bebas yang digelar tepat di depan Kantor Bupati pada pukul 10.30 WIB, Ketua DPW KPBI Riau, H. Hamdani, menegaskan bahwa isu upah tetap menjadi fokus utama perjuangan buruh di Riau.
"Kami berharap suara ini sampai ke pemerintah pusat. Kami mendesak pemerintah segera menaikkan upah buruh, khususnya di Kabupaten Pelalawan. Faktanya, masih ada buruh yang menerima upah di bawah standar UMR. Kesejahteraan buruh harus menjadi prioritas utama," tegas Hamdani dalam orasinya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua DPW KPBI Riau, Arba'a Silalahi, juga menyoroti pentingnya pengawalan terhadap regulasi ketenagakerjaan, termasuk rencana penetapan UU Omnibus Law pada Oktober mendatang. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi antara buruh dan aparat keamanan.
Aksi berjalan damai di bawah pengawalan ketat namun humanis dari Polres Pelalawan. Sebanyak 72 personel gabungan disiagakan untuk memastikan arus lalu lintas dan ketertiban umum tetap terjaga.
Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K., yang memimpin langsung pengamanan di lapangan bersama Wakapolres Kompol Asep Rahmat, mengapresiasi kedewasaan massa buruh dalam menyampaikan pendapat.
"Kami berterima kasih kepada rekan-rekan buruh karena agenda May Day hari ini berjalan sangat tertib. Ini membuktikan bahwa penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan cara yang damai dan bermartabat," ujar Kapolres melalui perwakilannya.
Tepat pukul 11.00 WIB, massa membubarkan diri secara teratur menuju Komplek Perkantoran Bhakti Praja untuk melakukan kegiatan makan siang bersama sebagai penutup rangkaian aksi.
May Day 2026 di Pelalawan menjadi potret harmoni antara perjuangan hak pekerja dan kepatuhan terhadap ketertiban hukum.***
Editor: Farikhin