PELALAWAN – Dinamika politik internal Partai Golkar Kabupaten Pelalawan mulai memanas menjelang Musyawarah Daerah (Musda) pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II. Nama mantan Wakil Bupati Pelalawan, Nasarudin, SH., MH., mencuat kuat sebagai salah satu kandidat potensial yang siap bertarung dalam bursa pencalonan tersebut.
Dukungan nyata datang dari Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Teluk Meranti, Linto. Ia menilai Nasarudin memiliki rekam jejak, kepemimpinan, dan pengalaman organisasi yang mumpuni di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.
Menurut Linto, Nasarudin merupakan figur kunci yang berada di tim inti saat mengantarkan Yulisman menduduki posisi Ketua DPD I Partai Golkar Riau. Selain itu, Nasarudin juga dipercaya memegang peran strategis sebagai Ketua Steering Committee (SC) pada Musda Golkar Riau lalu.
"Secara rekam jejak organisasi dan politik, keterlibatan Nasarudin dalam dinamika Partai Golkar tidak perlu diragukan lagi. Beliau adalah bagian dari tim inti pemenangan Yulisman sekaligus dipercaya menjadi Ketua SC Musda Golkar Provinsi Riau," ujar Linto saat memberikan keterangan di Pangkalan Kerinci, Jumat (6/11/2026).
Selain aktif di internal Golkar, Nasarudin dikenal memiliki basis jejaring organisasi yang luas. Berlatar belakang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), saat ini ia tercatat aktif dalam kepengurusan Korps Alumni HMI (KAHMI) baik di tingkat Provinsi Riau maupun Nasional.
Tak hanya itu, Nasarudin juga mengemban amanah sebagai Ketua Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Provinsi Riau, salah satu Ormas Pendiri (Ormas Tri Guna) Partai Golkar.
Linto menegaskan, jajaran kepemimpinan Golkar Pelalawan ke depan membutuhkan sosok yang mampu merangkul seluruh elemen, menguatkan konsolidasi hingga tingkat ranting, serta mengikis sekat politik pasca-kontestasi.
"Harapan kita, ke depan Partai Golkar Pelalawan semakin solid dan inklusif. Tidak ada lagi kubu-kubuan atau sekat di antara kader. Semua elemen harus bersatu dan fokus bekerja bersama membesarkan partai," tegasnya.
Penguatan struktur dan soliditas partai, lanjut Linto, menjadi modal utama Golkar Pelalawan dalam menyongsong agenda besar Pemilu 2029 mendatang.
Bahkan, Linto mengklaim bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan jajaran pemilik suara di Kabupaten Pelalawan. Hasilnya, sekitar 80 persen pemilik suara menyatakan siap memberikan dukungan penuh kepada Nasarudin.
"Dukungan ini sudah bulat. Harga mati bagi kami untuk mengusung dan memenangkan Nasarudin sebagai Ketua DPD II Golkar Pelalawan," tandas Linto optimistis. ***
Editor: Farikhin