KUANTAN SINGINGI - PT Wananugraha Bima Lestari (WBL) kembali menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility), PT WBL resmi menyerahkan bantuan sarana dan prasarana kesehatan bagi Posyandu di Desa Sukamaju, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi.
Penyerahan bantuan berupa paket perlengkapan alat kesehatan (alkes) tersebut dilakukan secara simbolis oleh perwakilan manajemen PT WBL, Rio Purba, kepada Penjabat (Pj) Kepala Desa Sukamaju, Siti Maryani, bertempat di Kantor Desa Sukamaju, Sabtu (31/10/2026).
Perwakilan manajemen PT WBL, Rio Purba, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap fasilitas kesehatan dasar di tingkat desa. Menurutnya, Posyandu memegang peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, dan balita.
"Kami berharap paket alat kesehatan ini dapat mengoptimalkan fungsi pelayanan Posyandu di Desa Sukamaju. Dengan fasilitas pemantauan tumbuh kembang anak yang lebih memadai, kita bersama-sama dapat menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus bangsa," ujar Rio saat penyerahan bantuan.
Sementara itu, Pj Kepala Desa Sukamaju, Siti Maryani, menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh PT WBL. Ia mengakui bahwa pembaruan fasilitas Posyandu merupakan salah satu kebutuhan prioritas desanya saat ini.
"Atas nama Pemerintah Desa Sukamaju dan seluruh kader Posyandu, kami mengucapkan terima kasih kepada PT WBL. Bantuan alkes ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya agar pelayanan kesehatan bagi warga, khususnya ibu dan anak, dapat berjalan semakin optimal," ungkap Siti Maryani.
Melalui sinergi ini, pelayanan bulanan Posyandu di Desa Sukamaju diharapkan menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien. Kolaborasi yang terjalin antara sektor swasta dan pemerintah desa ini diharapkan terus berlanjut guna mendukung program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.***
Editor: Farikhin