Peduli Dampak Kabut Asap Karhutla, PT Agritasari Prima Bagikan Masker ke Sekolah di Langgam

Senin, 07 September 2026 | 15:41:52 WIB
PT Agritasari Prima bagikan bantuan masker kepada sekolah di Kecamatan Langgam, Senin (7/9/2026).

PELALAWAN - PT Agritasari Prima bergerak cepat menunjukkan kepeduliannya dengan membagikan bantuan masker kepada sejumah sekolah yang ada di Kecamatan Langgam pada Senin (7/9/2026).

Aksi tanggap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini menyasar para siswa, guru, serta tenaga kependidikan guna mengantisipasi risiko gangguan kesehatan pernapasan akibat asap.

Dalam kegiatan ini, PT Agritasari Prima menyalurkan bantuan masker dengan rincian 450 pcs untuk SMPN 3 Langgam, 400 pcs untuk SMAN 3 Langgam, dan 70 pcs untuk MTs Al-Amanah.

Perusahaan perkebunan kelapa sawit ini juga menyerahkan bantuan masker sebanyak 500 pcs kepada ITP2I Pangkalan Kerinci yang diserahkan oleh KTU, M. Iqbal Hasibuan.

Estate Manager PT Agritasari Prima, Syamsuhadi, menyampaikan bahwa pembagian masker ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam merespons kondisi udara yang kurang sehat di sekitar wilayah operasional.

"Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi sosial perusahaan terhadap masyarakat, khususnya untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung dalam lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan nyaman di tengah ancaman kabut asap," ujarnya.

Langkah proaktif ini mendapat apresiasi hangat dari pihak sekolah dan majelis guru, mengingat paparan partikel halus dari asap karhutla berisiko tinggi memicu Gangguan Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bagi anak-anak usia sekolah.

Dengan terpenuhinya kebutuhan masker medis yang layak, para siswa diharapkan tetap dapat mengikuti kegiatan belajar-mengajar secara terbatas dengan lebih aman serta meminimalkan dampak buruk polusi udara terhadap kesehatan mereka.

Penyerahan masker ini menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan untuk selalu hadir dan tanggap bersinergi dengan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat bencana di sekitar area operasional.***

Penulis: Farikhin

Tags

Terkini