PELALAWAN – Bupati Pelalawan, H. Zukri bersama Wakil Bupati, H. Husni Tamrin, menghadiri peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Desa Rangsang, Kecamatan Pelalawan, pada Rabu (8/7/2026).
Peresmian ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Dr. Listyo Sigit Prabowo secara virtual melalui Zoom Meeting, yang terhubung serentak dengan seluruh lokasi peresmian di Provinsi Riau.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., Ketua DPRD Pelalawan Syafrizal, S.E., unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pelalawan.
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Rangsang ini merupakan bagian dari peresmian 80 jembatan tahap II di Provinsi Riau dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Dengan penambahan ini, Polda Riau tercatat telah membangun total 110 unit Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ini tidak hanya sekadar menghadirkan fisik jembatan, melainkan juga untuk memperkuat konektivitas sosial, memperluas akses pelayanan publik, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
"Berbagai kajian menunjukkan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas konektivitas, tingkat kepercayaan sosial, dan kemampuan masyarakat membangun kerja sama kolektif. Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," ujar Kapolda Riau.
Kapolda menambahkan, proyek strategis ini merupakan bentuk implementasi kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dijalankan melalui Polri guna menghadirkan manfaat nyata yang langsung menyentuh masyarakat.
Kehadiran Bupati Zukri dan Wabup Husni Tamrin dalam agenda ini menegaskan komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pelalawan terhadap pembangunan infrastruktur. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pemerataan pembangunan ekonomi daerah.
Usai mengikuti prosesi peresmian secara virtual, rangkaian acara dilanjutkan dengan peninjauan langsung kondisi jembatan serta penyerahan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat setempat.***
Editor: Farikhin