PT IIS Diduga Tabrak Aturan Lingkungan, P3K Pelalawan Desak Pertanggungjawaban

Kamis, 05 Februari 2026 | 14:39:12 WIB
P3K Pelalawan saat melihat kondisi Sungai Kerinci.

Pelalawan - Dugaan pelanggaran pengelolaan lingkungan hidup Daerah Aliran Sungai (DAS) Kerinci oleh PT Inti Indosawit Subur (IIS) mencuat ke publik.

Perkumpulan Pemuda Peduli Kampung (P3K) Kabupaten Pelalawan, Muhammad Daud tegaskan pihaknya telah mengantongi bukti awal terkait aktivitas perusahaan yang diduga merusak ekosistem DAS Kerinci.

"Setidaknya ada lima poin dugaan pelanggaran oleh PT IIS. Ini hasil dari identifikasi kita," sebut Muhammad Daud, Kamis (5/2/2026).

Pertama, yakni terkait evaluasi Amdal dan pengelolaan limbah nurseri milik PT IIS yang mengalir ke Sungai Kerinci.

"Kami mempertanyakan implementasi dokumen amdal atau RKL RPL terkait limbah cair atau residu kimia dari kegiatan nurseri yang mengalir ke Sungai Kerinci," jelasnya.

Kedua, dugaan pelanggaran sepadan sungai (greenbelt). Dimana kata Daud, area penghijauan atau hutan penyanggah sejauh 50 meter sepanjang sungai Kerinci terbengkalai dan tidak terawat. "Ini jelas mengindikasikan pengabaian terhadap regulasi DAS PT ISS," ujarnya.

Ketiga, legalitas pemanfaatan air tanah. P3K mempertanyakan legalitas perizinan dan pembayaran pajak air tanah (PAT) yang digunakan oleh PT IIS untuk penyiraman bibit sawit dalam skala besar.

Selanjutnya, dugaan pengalihan alur sungai dan pembuatan anak parit ilegal. "Pihak perusahaan diduga telah merusak alur alami Sungai Kerinci dengan penggalian anak parit baru untuk kepentingan nurseri PT IIS secara sepihak," beber Daud.

Terakhir, perusahaan PT IIS diduga dengan sengaja tidak memperhatikan kondisi tebing dan pinggiran sungai Kerinci. Diungkapkan Daud, kondisi tebing dan pinggiran sungai Kerinci rusak parah dan memprihatinkan.

Ia memastikan dahulunya Sungai Kerinci salah satu lokasi mata pencarian masyarakat. "Setelah masuk PT IIS sungai ini hancur dan tidak dapat dijadika tempat bergantung harapan untuk mencari nafkah," pungkas Daud, putra asli Pangkalan Kerinci.***

Penulis: Farikhin

Tags

Terkini